Sosok Asli Dari Gambaran Kartu Remi King

Sebagian besar orang-orang tentunya pernah bermain kartu remi, bukan. Sebuah permainan kartu yang sudah ada di kenal sejak zaman dulu hingga sekarang. Biasanya sering dimainkan dalam permainan poker maupun blackjack. Sebagai seorang penyuka permainan kartu remi tentunya tidak asing lagi dengan kartu gambar sosok wajah yang mana ada kartu King raja, kartu Queen dan Jack. Di pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang kartu remi King yang mana di dalam zaman dulu terdapat tokoh dunia asli yang sebenarnya. Lalu siapa sebenarnya sosok raja tersebut yang ada di kartu remi?

King Sekop – Raja David

Raja David di anggap sebagai raja Kedua dan paling besar dalam sejarah Israel. Sosok dari King David dikenal sebagai satu orang raja yang bijaksana dan kuat. Kisah tentang Raja David tidak bisa di lepaskan dari pertempurannya melawan Goliath. David yang saat itu masih berusia muda mengambil tantangan buat menghadapi Goliath yang telah membuat takut banyak prajurit Israel. Dikisahkan bahwa Goliath ini merupakan satu orang prajurit tinggi besar dengan tingginya mencapai 3 meter lebih, memakai baju zirah yang sangat berat, di bahunya terdapat lembing tembaga dan di kakinya terdapat penutup juga dari tembaga, ia membawa senjata tombak yang besar. Menghadapi musuh seperti itu, David hanya bermodalkan ketapel dan beberapa buah batu. Dengan kegesitan dan kehamirannya membidik, David dapat mengalahkan Goliath setelah batu yang ia lempar berkenaan dahi dari Goliath yang membuatnya terluka parah dan mati di tempat. David jadi raja bagi bangsa Israel setelah menggantikan raja Saul. David berumur 30 tahun waktu naik tahta, seterusnya ia memerintah selama kurang lebih 40 tahun lamanya. Jadi, David meninggal pada usia 70 Tahun. Anaknya, Salomo ( Sulaiman) kemudian menggantikan tahtanya.

King Hati – Raja Charlemagne

Raja Charlemagne memerintah kerajaan Franks yang seandainya diibaratkan sekarang ini wilayahnya terdiri dari Perancis, Swiss, Beligia, dan sebagian Belanda. Raja Charlemagne lahir pada tahun 742. Ayahnya bernama Pepin si Cebol dan kakeknya ialah Charles Martel, seorang pemuka bangsa Franks. Sejak jatuhnya kekaisairan Romawi, tidak ada kerajaan yang besar nya melebihi kerajaan milik Kaisar Charlemagne. Selama 45 tahun ia telah memimpin tidak kurang dari 54 pertempuran. Jumlahnya pertempuran yang di ikuti dengan kemenangan demi kemenangan itu membuat kerajaan Franks pada puncak kejayaannya wilayahnya mencakup hampir seluruh Eropa bagian barat. Narasi pertempuran Charlemagne yang paling ternama tentunya adalah penaklukan daerah Saxony, suatu daerah luas di sebelah Utara Jerman ini di perlukan tidak kurang dari delapan kali pertempuran. Yang mula-mula tahun 772 dan yang terakhir tahun 804. Faktor-faktor agama sudah barang tentu jadi penyebab mengapa perang lawan Saxony begitu ketat dan berdarah. Beberapa orang Saxon disebut pagan atau tidak beragama dan Charlemagne memaksa mereka memeluka agama Nasrani. Mereka yang menolak di baptis atau belakangan balik lagi murtad jadi pagan dapat di jatuhi hukuman mati. Menurut taksiran, tak kurang dari seperempat warga Saxon terbunuh dalam proses penaklukan agama dengan cara paksa ini.

King Wajik – Julius Caesar

Gaius Julius Caesar yaitu pemimpin paling besar dalam sejarah kerajaan Romawi, dia memimpin kerajaan setelah berhasil memenangkan perang saudara. Julius Caesar adalah orang yang paling jenius dalam perang, dia berhasil menambah area wilayah kekuasaannya sampai ke Oceanus Atlanticus, dia juga memimpin perang Romawi perdana yang melancarkan serangan ke Britania sekaligus memperkenalkan pengaruh Romawi ke Perancis. Julius Caesar meninggal akibat ditusuk oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator Romawi Yang lain, satu buah pembunuhan yang mengakibatkan pecahnya perang saudara buat yang Kedua kalinya pada kerajaan Romawi.

King Keriting – Alexander (Iskandar Agung)

Raja Alexander yakni raja yang Besar, salah satu raja yang terhebat dalam peristiwa manusia, Raja Alexander meninggal pada usia yang sangat muda (32 Thn) yang sekaligus meninggalkan narasi hebat tentang penaklukannya ke seluruh penjuru eropa dan asia, sangat tapi sayang Raja Alexander akhirnya meninggal disebabkan oleh penyakit, dia yakni anak dari Raja Philip yang memimpin kerajaan Macedonia.

Raja Alexander banyak mendapat memberi inspirasi dari kisah perang Troya, narasi tentang kepahlawanan dari seorang prajurit hebat bernama Achilles yang tidak memilih kehidupan panjang dan lebih memilih mati muda dengan ketenaran yang abadi, kisah itulah yang memberi inspirasi Raja Alexander dalam menaklukan berbagai kerajaan tanpa rasa gentar sedikitpun, termasuk juga kebesaran kerajaan Persia yang dipimpin oleh Raja Darius yang pada masa itu membuat ciut nyali kerajaan Yang lain.